Selain kayu jati dan mahoni yang kerap digunakan pada furnitur, ada pula alternatif kayu lainnya yang juga marak diolah, yakni kayu mindi. Mari simak apa itu kayu mindi dan alasan kayu mindi cocok digunakan pada furnitur Anda.
Apa Itu Kayu Mindi?
Kayu mindi merupakan kayu yang pohonnya banyak tumbuh di Indonesia. Bahkan, ia merupakan salah satu kayu Indonesia yang paling banyak diekspor. Namun, ternyata kayu mindi bukan berasal dari tanah air kita. Asal kayu ini adalah dari India. Oleh karena itu, kayu ini jga memiliki nama lain Ceylon Cedar. Artinya kayu cedar yang berasal dari salah satu daerah di India yakni Ceylon.
Bobot kayu mindi tidak begitu berat, namun cukup kuat. Warna kayu mindi juga bisa beraneka rupa, bergantung pada tempat ia ditanam. Semakin jauh ke dalam hutan dan kurang mendapat cahaya matahari, warnanya akan lebih gelap. Semakin pinggir ke hutan, karakteristik warna kayu mindi jadi lebih terang dengan serat-serat yang tampak jelas.
Kenapa Kayu MIndi Cocok untuk Furnitur Anda?
Berikut ini adalah 7 alasan mengapa Anda harus mulai mempertimbangkan kayu mindi solid sebagai bahan utama furnitur di rumah.
1. Tekstur Kayu Halus
Tekstur kayu yang halus membuatnya cocok dibentuk dan diolah menjadi berbagai furnitur. Sebab, bulir-bulir kayunya kokoh dan rekat. Inilah keunggulan utama kayu mindi. Cukup lentur dibentuk menjadi berbagai furnitur yang indah, tapi tidak mudah patah.
Selain langsung diolah sebagai kayu solid untuk furnitur, kayu mindi juga sering digunakan sebagai pelapis kayu olahan agar lebih indah dan kuat.
2. Memiliki Serat yang Indah
Kayu mindi unggul di tampilannya. Seratnya tampak jelas dengan pori-pori kayu yang besar, berwarna kuning kecokelatan cerah. Oleh karena itu, umumnya kayu mindi diberi finishing lagi sehingga cocok digunakan sebagai mebel antik.
Berkat warnanya yang cantik, kayu mindi juga mulai marak diolah menjadi furnitur yang lebih bergaya. Contohnya adalah pada Frankie Sofa dari Nestudio yang menggunakan kayu solid mindi sebagai kakinya. Selain itu, kayu mindi yang tidak diberi finishing bahkan bisa menghadirkan kesan rustic untuk ruangan anda.
3. Memiliki Daya Topeng yang Besar
Tidak hanya warna dan motif seratnya yang membuat kayu mindi sering disamakan dengan kayu jati. Kekuatan atau daya topang dari kayu mindi juga besar. Frankie Sofa yang tampak kokoh sekali lagi menjadi salah satu contohnya. Jika dilihat, kayu penopang sofa nampak tidak begitu besar rasio ukurannya bila dibandingkan dengan keseluruhan ukuran sofanya. Namun, pilihan kayu mindi solid di perabotan ini sebenarnya tepat. Sebab, kekuatan kayu boleh diadu.
4. Memiliki Bobot yang Ringan
Terlepas dari kekuatannya, kayu mindi memiliki bobot yang cukup ringan untuk kayu. Dengan begitu, perabotan bisa lebih praktis untuk dipindahkan. Jika terpikir untuk mengganti gaya ruangan, tentu tidak sulit mengatur letak perabotan kayu mindi.
Walau ringan, kekuatan kayu mindi tetap bisa disamakan dengan kayu kuat lainnya seperti meranti merah dan kayu mahoni.
5. Cocok untuk Mempercantik Tampilan Dalam Ruangan
Karena teksturnya yang mudah dibentuk walaupun cukup kokoh, kayu mindi cocok digunakan untuk perabotan dalam rumah. Contohnya adalah Tom Side Table dari Nestudio. Dengan menampakkan bentuk seratnya yang cantik, Tom Side Table hadir dengan berbagai pilihkan warna yakni Smokey Brown dan Brown Walnut. Sangat cocok untuk penggunaan di kamar atau ruang kerja untuk memberikan tampilan yang segar.
6. Tergolong Tahan Serangga dan Jamur
Salah satu keraguan khalayak ramai dalam memilih perabotan dari kayu adalah ketahanannya terhadap serangan serangga dan/atau jamur. Jangan khawatir soal penggunaan kayu mindi solid. Sebab, kayu ini dinilai sebagai salah satu kayu yang paling tahan serangan serangga atau jamur. Apalagi jika diberi finishing yang mumpuni.
7. Harga Terjangkau
Untuk Anda yang ingin memiliki furnitur berbahan kayu solid namun terbentur dengan masalah anggaran, bahan kayu mindi bisa jadi alternatif yang tepat. Karena banyak tumbuh di Indonesia, jumlah kayu mindi di negara ini menjadi besar, berbanding lurus dengan permintaannya. Itulah alasan kayu mindi jadi lebih murah.
Selain itu, karena dianggap tidak terlalu berat, banyak pedagang furnitur kayu yang membanderol kayu mindi dengan harga yang lebih rendah dibandingkan kayu lainnya. Menarik, bukan?
Nah, itulah 7 alasan kayu mindi cocok digunakan untuk berbagai furnitur Anda di rumah. Jika sudah jatuh cinta dengan kayu ini, tidak ada salahnya menyambangi website Nestudio untuk mulai berbelanja. Yuk, segera pilih perabotan kayu mindi favorit Anda di sini.